Rabu, 25 April 2012

Story Indah Part 2

Senin 18 Februari 2005, ini pertama kali gw ngerasain yang namanya pacaran.. haaah rasanya seperti terbang keluar angkasa dan memeluk bulan, menggapai bintang, dan menciumi matahari (gila panas).
waktu itu gw masih kelas 2 SMP tepatnya di SMP 1 SUBURMANJUR sekolah ternama di desa suburmanjur.
Cowo gw namanya steven, nama lengkapnya stevenudin. dia salah satu cowo yang di kagumi oleh semua wanita di sekolah gw, ya muka nya dari belakang sebelas duabelas lah sama suaminya inul. tinggi, putih, ganteng, semampai, lemah lembut, baik, lemah gemulai, haaaah sempurna banget *Cewe apa cowo sih? si steven*.
hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun pun berlalu, semuanya kita lalaui bersama, bersama semuanya kita lalui, kita lalui bersama semuanya.. sampai suatu ketika.

*percakapan di dalam mobil angkot* "hmm ndah, ga kerasa ya udah mau 2 tahun aja :)"
" iya :)* * gw mau bilang sesuatu sama lo ndah, hmmm sampai kapanpun gw akan tetep sayang sama lo. meskipun nanti kita berpisah, dan ga akan bisa bersama lagi kaya gini" "iiih, kok ngomongnya gitu?" (suasana nya pas, banget si mamang angkot nya muterin lagu melow romantis, #terajana). dan tiba2 *tiiiiiiiiinnn* *jeduk! glomprang wuuussh jedeeer* kecelakaan hebat pun terjadi, sang supir tewas bersama 5 penumpang lainnya kecuali indah. steven pun tewas di dalam kecelakaan hebat itu. indah hanya terdiam, indah pun menangis seperti tak percaya dengan apa yang terjadi..
Indah langsung memeluk jasad steven yang berlumuran darah (backsound #bila ku mati, kau juga mati.. bila tak ada cinta sehidup semati).
indah hanya bisa menangis, meronta, sedih, tak berdaya, meronta, sedih, dan menangis. "steve jangan tinggalin gue....!!! gue sayang sama lo" steven pun tidak bisa berbicara apa2, steven hanya diam, membisu.
indah hanya bisa terus menangis dan inul pun ikut menangis (ga usah2 sok2 sedih deh nul, norak!).
"steveeeeeee.." indah teriak. (backsound lagu #di kocok kocok) heeeey nul kenapa lagunya lo ganti!!

*di pemakaman* Jenazah steve pun dimakamkan berdampingan dengan makam tetangga nya, ketika keluarga dan orang2 terdekat steve sudah meninggalkan pemakaman. indah masih berdiam dan menangis di samping makam steve.
"kenapa lo pergi secepat ini!!* indah menangis tersedu2, tersengal2 dan terbahak2. (kasian ya indah*usap air mata*)
1 bulan pun berlalu, indah masih belum bisa terima dengan kenyataan yang ada. indah hanya mengurung diri di kamar, tidak ingin bersosialisasi dengan orang2 disekitarnya, indah depresi dan mengganti nama facebooknya menjadi IndahhTakkuat Billatanpamu.
pada malam harinya indah bermimpi, "ndaaah :)" dari jauh bayangan steve terlihat samar. "steve???" seperti tak percaya dia memeluk steve dengan erat. "jangan sedih lagi ya :) gue udah tenang disini.." "iyaaaa, gw coba buat ikhlas steve :")"
(backsound lagu #jangan pergi d'masiv). indah pun terbangun dari tidurnya.. dia menangis. dan setelah mimpi itu indah mulai kembali bersosialisasi dengan orang, dia kembali ceria. dan dia mengganti nama facebooknya menjadi IndahhKini KembaliCerria.

Story Indah Part 1

Ini cerita tentang aku, dia, mereka, kalian, kamu, ia, siapa, bagaimana, mengapa, kapan, siapa, dan dimana.
Kisah ini tidak cukup menarik, namun membosankan, dan tidak seru. (sebenernya gw males sih nulis cerita ini).
Pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang wanita, kembang desa, kembang perawan, kembang 7 rupa.. dia bernama Indah. Nama panjang nya Indaaaaaaaah, nama panggilannya indah, dan nama lengkapnya Indah sekali.
Indah berumur 17 tahun, dia lahir di rumah tepatnya tanggal 18 desember 2002 (gua lupa dia lahir tanggal berapa).
Indah bersekolah di SMA terkemuka di desanya (desa suburmanjur). dia duduk di bangku kelas XII IPA 3, dia belajar di meja kelas XII IPA 3, dia makan di kantin pak maman, dia pipis di pojokan kelas (jorok banget si indah).

Pada suatu hari di kantin sekolah,
"ndaah, ngapain lo disini?" sapa saepul.
"lagi pipis!! ya lagi makan laaah. lo ga liat gw megang gelas".
"boleh duduk ga?" "boleeeh"
"eh nanti malem jalan yuk, BT gw dirumah""mau kemana sih? hmm gimana ya?"
"ayo dong please.."
"oke, oke, nanti lo jemput gue ya.. biasa di depan pasar"
"ooh, yaudah." *pada malam harinya*

"lama banget sih!!" gerutu indah. (gerutu apa sih? yg buat ngerokok itu bukan?)
"sorry, yuk ah berangkat"
setelah sampai tempat tujuan.. entah diamana, spertinya di tempat antah berantah (apasih ga ngerti gue)
gue pengen ajak indah makan ah (dalam hati saepul berkata)
"mau ngapain kita?" "makan yuk ndah"
saepul memilih tempat yang amat sangat romantis, menawan, mempesona..
[Nasi goreng pak mudin, duduk dan lesehan] "oh kita makan disini?" "iyaaa :)"
selesai makan mereka pulang. mereka bingung mau pulang naik apa, soalnya mereka juga ga tau tadi berangkat naik apa. lalu kenapa mereka bisa sampai disini di tempat ini, di restoran pak mudin?? aaah entahlah..
mereka pun sampai dirumah. "thx ya nasi gorengnya" seru indah, indah seru, Inul ga seru.
"oke sama2" saepul membalas, Inul diam. mereka pun akhirnya istirahat di rumah masing2 kecuali Inul, terserah deh dia mau kemana.
gimana seru ga? ga seru kan? yaiya gw bilang juga apa. orang udah jelas2 gw bilang di awal cerita, kalo cerita ini ga bakal seru. susah deh ya kalo dibilangin. masih aja ya tetep baca, terserah lo deh nul.. pusing gw.
"mohon maaf bila ada kesamaan nama tokoh dan tempat, ini memang di sengaja terimaksih"